Desa Wisata Winong, Alternatif Wisata Ramah Anak

Yuk share!
  • 273
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    273
    Shares

Silakan, Mbak. Duduk dulu, Pak Warno sedang dalam perjalanan ke sini.” Mbak Eni menyambut kedatangan aku bersama teman-teman Banjarnegara Tourism di depan warung Attaprata , warung sederhana yang didirikan oleh Pokdarwis Dewi Sri sebagai fasilitas penunjang wisata tubing dan outbound anak. Dengan wajah ceria, beliau menyalami kami satu per satu.

Betapa bahagianya kami mendapat sambutan yang begitu hangat dan istimewa. Dan ini kami dapat tiap kali datang ke Desa Wisata Winong. Ya, tiap kali karena ini bukan kali pertama kami datang ke Desa Wisata Winong. Kalau tidak salah ingat, sudah tiga kali ini kami silaturrahim untuk sebuah tujuan yaitu pemetaan wisata. Dengan suguhan utama keramahan, semacam ada rasa yang tertinggal di Desa Winong, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara.

TUBING ANAK DI BANJARNEGARA
rute tubing…

Kalian hafal poin-poin Sapta Pesona, kan? Keramahan dan Kenangan, setidaknya Desa Wisata Winong telah mengaplikasikan dua Sapta Pesona yang telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kepariwisataan. Dari keramah tamahan masyarakat, muncul lah sebuah kenangan yang akan susah dilupakan oleh para wisatawan. Ini baru dua poin, ya. Kebayang kalau tujuh poin dapat diaplikasikan. Desa Wisata Winong bisa seperti magnet, selalu ada keinginan untuk datang kembali karena telah memiliki daya tarik pariwisata. 😛

Ketika generasi zaman now dan generasi zaman old kompak bersama-sama ingin memajukan Desanya, maka yang terjadi adalah semangat untuk maju bersama. Ini yang aku lihat di Desa Winong.

Pak Mardjono, Kepala Desa Winong, yang telah mempimpin selama dua periode bisa dibilang sudah tidak muda lagi. Namun siapa sangka, beliau mendukung penuh segala kegiatan yang dilakukan oleh para Pokdarwis Dewi Sri. Beliau juga nampaknya dapat mengikuti perkembangan zaman dan turut menciptakan peluang guna menaikan pendapatan asli Desa. Gawl,ya.

Pun dengan Pak Suwarno, seksi Humas dan pengembangan Desa Wisata Winong, ide dan pemikiran beliau tak kalah gokil dari para pemuda Desa. Dan tiap kali main ke Desa Winong, beliau bersama Pak Agung dan Mbak Tri selalu menyempatkan diri untuk mendampingi kami eksplor, evaluasi dan tentunya sharing. Asyik, bukan?

OUTBOUND ANAK DI BANJARNEGARA
Area outbound basah…

Desa Wisata Winong sebenarnya belum medapat SK Desa Wisata. Namun karena geliatnya “pecah banget”, aku yakin Desa Winong dapat dengan mudah mendapat SK tersebut. Terlebih, di sini cukup banyak potensi lokal yang kedepannya bisa dijadikan paket wisata. PR buat Banjarnegara Tourism ini, ya. 🙂

Lalu, wisata apa saja yang ada di Desa Wisata Winong?

Konsep wisata yang telah dibuat oleh teman-teman Pokdarwis adalah wisata alam dan buatan yang ramah anak. Bisa dibilang, obyek wisata ini dapat dijadikan wisata alternatif buat anak.

River Tubing dan Outbound untuk anak menjadi wisata andalan di sini. Tubing berjalan dengan memanfaatkan aliran sungai yang ada di desa, sementara outbound yang telah berjalan selama ininadalah outbound basah di pesawahan milik desa. Masih di tempat yang sama, ada juga parak iwak buat anak-anak PAUD dan TK.

WISATA TUBING ANAK
Tubing anak…

Selanjutnya, ini agak berbeda yaitu pakan ternak sapi. Beberapa sapi yang ada di Desa Winong adalah bantuan dari pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Namun mereka memanfaatkannya untuk wisata anak. Di sini anak-anak diajak untuk belajar merumput, lalu diberikan kepada sapi. Sederhana memang, namun cukup menarik.

Sejauh ini baru ada tiga tujuan wisata. Namun mengingat banyaknya potensi yang dimiliki Desa Winong, teman-teman dari Banjarnegara Tourism juga telah menambah beberapa tentunya telah terkonsep dengan baik. Kira-kira apa saja tujuan wisata berikutnya? Next aku tulis kalau memang sudah siap, ya. 😀

TANGKAP IKAN
Tangkap ikan…

Ada yang belum pernah ke Desa Wisata Winong?  Yuk ajak anak, ponakan, tetangga untuk turut merasakan tubing atau outbound di sini. Tiket hanya Rp 10.000 per anak (selama masa promosi). 😉

Buat Mbak Tri, Pak Agung, Mbak Katerina, Mas Ipung, dan teman-teman Pokdarwis Dewi Sri yang lain, sehat selalu, ya. Terus semangat untuk memajukan Desa Wisata Winong. Terus berinovasi dan berkreasi juga. 😉

Ps: semua foto di atas dijepret oleh @lorolima.id, spesialis aerial photography & video.

10 Replies to “Desa Wisata Winong, Alternatif Wisata Ramah Anak”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *